Pemerintah sudah mendukung program ASI eksklusif 6 bulan melalui PP No. 33/2012. Salah satu efeknya adalah fasilitas umum seperti mal harus punya tempat menyusui. Saya belum pernah melihat ruang menyusui di Indonesia, khususnya Bandung. Tapi saya pernah menggunakan ruang menyusui di beberapa tempat umum di Australia, diantaranya di mal, tempat rekreasi, stasiun kereta. Tempatnya nyaman dan bagus Bun...
Bunda mungkin sedang membayangkan seperti apa ruang menyusui yang bagus itu. Yang jelas tempatnya bersih. Ada tempat duduk buat Bunda menyusui, tertutup, seperti pada gambar berikut. Di dalamnya ada tempat sampah juga. Ruang tersebut ada di dalam ruang yang lebih besar yang disebut parent room.
Selain tempat untuk menyusui, juga ada tempat menyiapkan makanan seperti membuat susu buat bayi yang meminum susu formula, atau memanaskan makanan. Ada microwave, tempat menghangatkan susu, dan tempat cuci tangan.
Tidak ketinggalan tempat untuk mengganti popok bayi. Ada yang berjejer kayak wastafel, ada juga yang satuan dan menyatu ke dinding. Pada gambar yang kanan, ada tempat sampahnya di bawah masing-masing tempat ganti popok. Bentuknya mirip wastafel ya Bun?
Rasanya tidak mengada-ada kalo kita menginginkan fasilitas ruang menyusui di Indonesia seperti di negara maju ya Bun... Mari kita tunggu seperti apa ruang menyusui yang akan dibangun oleh pemerintah atau pun perusahaan swasta di tempat-tempat umum seperti puskesmas dan mal.
Sumber gambar: wordpress.parentrooms.com.au
Showing posts with label ASI. Show all posts
Showing posts with label ASI. Show all posts
Wednesday, March 28, 2012
Pemerintah Mendukung Pemberian ASI Eksklusif melalui PP No. 13/2012
Pemerintah akhirnya mensahkan Peraturan Pemerintah tentang Pemberian ASI Eksklusif (PASIE) (PP NO. 33/2012) tanggal 1 Maret 2012. Dengan adanya peraturan pemerintah ini, akan ada jaminan pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI sampai usia 6 bulan. Selain itu, peran serta keluarga, masyarakat, dan pemerintah juga diharapkan turut mendukung ibu menyusui.
Peran serta itu antara lain sebagai berikut.
Moga aja program ini segera dilaksanakan. Kita tunggu implementasinya.
Peran serta itu antara lain sebagai berikut.
- Tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan wajib melakukan inisiasi menyusui dini, menempatkan ibu dan bayi dalam satu ruang rawat.
- Adanya keharusan penyediaan ruang menyusui di tempat kerja dan fasilitas umum.
- Adanya pembatasan promosi susu formula.
Moga aja program ini segera dilaksanakan. Kita tunggu implementasinya.
Tuesday, March 27, 2012
Bagaimana Menyimpan ASIP dan Berapa Lama Boleh Disimpan?
ASI adalah makanan ideal dan terbaik untuk bayi karena memiliki zat-zat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan perkembangan otak bayi. Selain itu, semakin sering pemberian ASI akan meningkatkan hubungan antara bunda dan bayi. Untuk Bunda yang bekerja , Bunda masih tetap dapat memberikan ASI pada bayi dengan memompa dan menyimpan ASIP sampai waktunya diberikan kepada bayi.
ASIP dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama, tergantung suhu dan lingkungan tempat penyimpanan. Hal ini karena ASI mengandung zat imun yang tidak hanya melindungi bayi, tetapi juga melindungi ASIP dari pertumbuhan bakteri ketika disimpan di kulkas atau di suhu ruang. Namun demikian, bunda perlu tahu bagaimana menangangi, menyimpan dan memberikan ASIP pada bayi agar gizi dalam ASI tidak berkurang atau bahkan hilang. Mari kita cermati beberapa hal yang berhubungan dengan penyimpanan ASIP.
Apa jenis wadah yang dapat digunakan untuk menyimpan ASIP?
Ada banyak pilihan untuk menyimpan ASIP, dapat berupa kantong plastik khusus untuk ASIP, wadah atau botol plastik, atau botol gelas. Setiap pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan. Sayangnya, studi tentang bagaimana wadah penyimpan ASIP mempengaruhi ASIP masih sedikit. Satu penelitian menunjukkan bahwa antibodi dan lemak dalam ASIP berkurang bahkan hilang ketika disimpan dalam kantong plastik sekali pakai (disposable nurser plastic bags). Plastik ini tipis dan mudah rusak. Namun demikian, penggunaan kantong plastik ini membuat bunda tidak perlu mencuci setelah dipakai.
Saat ini, disarankan untuk menggunakan wadah yang keras seperti berbahan gelas atau plastik transparan untuk melindungi nutrisi dalam ASIP. Botol kaca bagus untuk menyimpan ASIP di freezer. Wadahnya harus mempunyai tutup yang kuat dan kedap dari udara luar untuk menghindari kontaminasi dari udara di ruangan atau di dalam kulkas.
Berapa lama Bunda dapat menyimpan ASIP?
Simpan ASIP segera setelah Bunda memerasnya. Bunda dapat memilih tempat penyimpanan berikut sesuai dengan kebutuhan. Perlu diketahui, menyimpan ASIP di freezer dapat menghancurkan beberapa jenis antibodi dalam ASI. Jadi jika bunda bermaksud menyimpan ASIP dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebaiknya simpan saja di suhu ruang atau di kulkas.
• Suhu kamar (15 C): sampai 24 jam.
• Suhu Kamar (19-22 C): sampai 10 jam.
• Suhu kamar (25 C): 4-6 jam.
• Tas/termos pendingin berisi es: sampai 24 jam.
• Pintu atau rak di Kulkas (0-4 C): 3-8 hari. Jika Bunda mencairkan ASIP beku dari freezer di pintu atau rak kulkas, Bunda dapat menyimpan ASIP ini sampai 24 jam.
• Freezer di dalam kulkas: sampai 2 minggu.
• Kulkas 2 pintu dengan freezer terpisah: 3-4 bulan.
• Freezer khusus (dengan suhu konstan -19 C): 6 bulan atau lebih.
Bunda juga perlu memperhatikan beberapa poin berikut dalam menyimpan dan menyiapkan ASIP buat bayi:
- Selalu cuci tangan sebelum memegang ASI
- Beri label setiap wadah dengan tanggal dan waktu pemompaan menggunakan label dan tinta tahan air. Sertakan nama bayi dalam label jika Bunda menyimpan ASIP ti tempat penitipan anak atau fasilitas umum seperti saat di Rumah Sakit.
- Simpan ASIP dalam jumlah kecil (sekali minum), untuk menghindari sisa dan agar tidak lama saat mencairkan.
- Jangan mengisi botol atau wadah sampai penuh. Sisakan ruang 2-3 cm di dalam wadah karena ASIP akan mengembang jika dibekukan.
- Cairkan ASIP dengan merendam botol dalam wadah/mangkuk berisi air hangat. Jangan panaskan ASIP menggunakan microwave atau merebusnya di atas kompor karena dapat merusak ASI.
Subscribe to:
Posts (Atom)

